Padang Aro, Melalui Kearifan Lokal, UPT SD Negeri 13 Bangko Nagari Bomas Koto Baru menjadikan Apotik Hidup sebagai Projek Profil Pancasila sekolah tersebut.
Menjadi Sekolah Penggerak dan untuk menjewantahkan Kurikulum Merdeka dalam pelaksanaan proses pembelajaran disekolah, pihak sekolah sudah mengidentifikasi kemampuan sekolah dalam menerapkan pembelajaran berbasis projek, " jelas Kepala Sekolah SD Negeri 13 Bangko, Desti Hendra, S. Pd. M.MMPd, Sabtu (10/12/2022).
" Melalui tema Kearifan Lokal, Sekolah ini sudah menjadikan Apotik Hidup sebagai sub tema dari Projek Profil Pancasila," katanya.
Bahkan untuk pelaksanaan kegiatan tersebut pihaknya sudah pula menetapkan pelaksana kegiatan dengan Koordinator sekaligus pelaksana untuk kelas 1, Nurhasnah, S. Pd dan pelaksana kelas 4, Roza Anggraini, S. Pd, didukung pelaksana lainnya, guru PJOK, Amperani, S. Pd, guru Agama, Afrida, S. Pdi.
Bahkan untuk kesuksesan dalam pelaksanaan kegiatan PBM dengan Kurikulum Merdeka tersebut, pihak sekolah juga sudah membuat komitmen bersama orang tua murid melalui ketua komite sekolah, Zul Asri.
Adapun tanaman yang ditanam dalam bentuk polibek oleh peserta didik bersama dengan guru pendamping dan guru pelaksana di UPT SD Negeri 13 Bangko tersebut antara lain, tanaman kunyit, jahe, cabe dan tanaman lainnya.
" Selain akan dilakukan penilaian dalam pelaksanaan atau selama kegiatan pengolahan Apotik Hidup tersebut, kedepan peserta didik nantinya diharapkan mampu mengola jahe untuk menjadi minuman kesehatan," tambah Desti Hendra didampingi Nurhasnah.
Terkait dengan pelaksanaan kegiatan di UPT SDN 13 Bangko sebagai sekolah penggerak, menurut Desti Hendra pihaknya sudah melaksanakan beberapa tahapan penguatan wawasan tenaga pendidik melalui dukungan dana Bos Kinerja.
Antara lain pelaksanaan Worshop sebanyak 3 kali, dan pelaksanaan In hoes training satu minggu, dengan narasumber dari provinsi dan dari kabupaten.
Editor :






