"Dari temuan survei ini menunjukkan masyarakat Sumbar memilih Mulyadi karena faktor pengalaman di pemerintahan dan bukti kinerjanya yang nyata dirasakan masyarakat," jelas Sirojudin Abbas. Sirojudin menambahkan, Mulyadi unggul hampir di semua kelompok demografi. Baik kelompok umur, jenis kelamin, maupun kelompok etnis. "Mulyadi hanya kalah oleh Mahyeldi di perkotaan," tambah Abas.
Perlu SosialisasiDari survei SMRC Desember, mayoritas masyarakat atau 57,8 persen belum menyebutkan pilihan secara spontan. Jumlah tersebut menunjukkan semua kandidat yang akan maju di Pilgub Sumbar tetap perlu bekerja keras melakukan sosialisasi.
Pemilihan Gubernur Sumatera Barat akan digelar September 2019. Saat survei dilakukan, warga Sumatera Barat yang tahu akan Pilkada 64 persen. Atau sepertiga pemilih masih belum tahu akan ada Pilkada.







