MOECHAMMAD (Muhammad, red) Zen atau juga dikenal dengan M Zein adalah salah satu tokoh penting dalam dunia medis di Pesisir Selatan sebelum era kemerdekaan. Bagaimana tidak, ia tercatat sebagai orang Pesisir Selatan pertama yang berprofesi sebagai dokter.
Semasa hidup, M Zen terlibat aktif dalam mengobati masyarakat yang terkena wabah kala itu. Selain itu, ia juga gencar mensosialisasikan hidup sehat bagi masyarakat.
Atas jasanya semasa hidup, namanya pun diabadikan menjadi nama rumah sakit milik pemerintah setempat. Kita mengenalnya dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr M Zein.
Lantas, siapa itu Moechammad Zen? Kenapa namanya dijadikan nama rumah sakit terbesar di Pesisir Selatan? Untuk mengetahui jawabannya, baca artikel ini hingga usai.
M Zen lahir dengan nama Moechammad Zen. Ayahnya bernama Angko Palo Gaibun atau juga dikenal dengan Tuanku Jibun dan ibunya bernama Siti Djoenah.
Mencius Zen selaku cucu M Zen menyampaikan, ayah dari M Zen yang bernama Tuanku Jibun tidak ada hubungan dengan tokoh Bujang Jibun yang merupakan sebuah legenda di Surantih.
Hal itu diketahuinya dari adiknya, Mahavira Zen. Mahavira menyebutkan, kepada Mencius bahwa sewaktu ia masih bersekolah di jenjang Sekolah Dasar (SD) melihat Si Jibun di belakang rumahnya yang berlokasi di Jalan Kampung Jawa, Painan.
Kejadian itu disampaikan kepada ayahnya Mohammad Zaini Zen yang saat itu menjabat sebagai Bupati Pesisir Selatan. Mendengar hal tersebut, Zaini Zen pun langsung marah. Sebab, kakeknya itu bernama Tuanku Jibun bukan Si Jibun.
Sementara ibunda dari M Zen, Siti Djoenah adalah seorang perempuan yang berasal dari kaum Caniago di Tarusan. Asal usul suku Caniago ini terdapat pada ranjinya dan ada kesamaan dengan ranji induk di Pagaruyung dan yang di Guguk Solok.
Editor : Berita Minang






