"Saya sangat setuju, apa arahan pak Kapolda sehingga kita mendapatkan data akurat, demikian jatuhan hukuman kepada pelaku tepat. Saya setuju dilakukan autopsi terhadap jenazah korban," jelasnya.
Dia berharap, dengan tindakan tegas jajaran kepolisian di Sumbar memotivasi dilakukan daerah lainnya. Ia pun yakin, pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sumbar mendapatkan efek jera.
"Implementasi nyata yang dilakukan pihak kepolisian kepada pelaku dengan menjerat hukuman dengan tepat. Kami sudah melakukan konsultasi dengan Pak Kapolri. Kami mohon karena kami di kementerian diberikan amanah untuk melindungi dan menjaga hak-hak anak Indonesia, kami tidak bisa sendiri," tuturnya.
Setelah pertemuan itu, Menteri pun bersama Kapolda Sumbar, Kapolresta Padang serta Wawako Padang Hendri Septa dan Ketua TP-PKK Padang Ny. Harneli serta lainnya langsung meninjau ke rumah korban bertempat di kawasan Kelurahan Teluk Kabung Utara, Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Di sana Menteri langsung menemui ibu korban dan keluarga yang tengah merasakan kesedihan teramat dalam pada anak perempuannya itu.
"Atas nama Pemerintah Kota Padang kita tentu sangat berduka atas kejadian yang ditimpa TS sehingga akhirnya berpulang ke rahmatullah pada 30 Desember lalu. Kita tentu berharap, hal ini tidak terjadi lagi dimana saja di Kota Padang. Dan semua pihak terkait tentu harus dapat mengantisipasinya," ujar Hendri didampingi Kepala DP3AP2KB Heryanto Rusyams embari menyerahkan bantuan spontan dari Pemko Padang kepada keluarga korban.
(David/Hms/Je)
Editor : Berita Minang






