IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Menteri PPA Kunjungi Padang Imbas Kasus Pedofil hingga Korban Meninggal Dunia

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA), I Gusti Ayu Bintang Darmavati melakukan kunjungan ke Kota Padang, Minggu (5/1/2020). (Humas Kota Padang)
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA), I Gusti Ayu Bintang Darmavati melakukan kunjungan ke Kota Padang, Minggu (5/1/2020). (Humas Kota Padang)
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA), I Gusti Ayu Bintang Darmavati melakukan kunjungan ke Kota Padang, Minggu (5/1/2020).

Gusti Ayu beserta rombongan tampak disambut langsung Kapolda Sumbar, Irjen Pol Toni Harmanto beserta jajarannya seperti Direktur Bimbingan Masyarakat (DirBinmas) Polda Sumbar, Kombes Pol Nasrun Fahmi, Dirreskrimus Kombes Pol Imam Kabut Sariadi serta Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan. Serta juga terlihat Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa dan Ketua TP-PKK Kota Padang Ny. Harneli.

Sesampai di Mapolresta Padang, Gusti Ayu beserta rombongan langsung menuju ruang Kapolresta. Dari informasi yang beredar, kunjungan Menteri PPA ini sekaitan dengan adanya kasus pedofil yang ditangani Polresta Padang.

Kasus ini mengakibatkan korban berusia 12 tahun mengalami kanker serviks stadium empat hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Sementara, tersangka diketahui berinisial AMR (56) yang telah diamankan Polresta Padang beberapa waktu lalu.

Dari pantauan, tersangka dikeluarkan dari sel tahanan Mapolresta Padang. Tersangka tampak berada di ruang Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA). Informasi yang beredar, Gusti Ayu akan bertemu dengan tersangka.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Kasus yang menimpa korban memang sangat memberikan duka yang amat mendalam bagi kita semua. Inilah yang harus kita sikapi. Saya mengapresiasi jajaran kepolisian yang telah bertindak tegas, karena ini yang kita harapkan," ujar Menteri yang kerap dipanggil Bintang Puspayoga itu.

Menurut Bintang, masih banyak kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di selesaikan secara adat dan agama.

"Masih banyak sebenarnya kasus-kasus di negara kita khususnya di wilayah timur, kasus kekerasan diselesaikan secara adat dan agama. Sehingga tidak memberikan efek jera para pelaku," katanya.

"Tapi saya baru mendengar dari pengalaman bapak (Kapolda Sumbar) saat di Polda Metro Jaya, bagaimana kasus didalami sehingga kita memberikan sanksi berat kepada pelaku," sambungnya.

Terkait kasus yang terjadi di Padang, Gusti Ayu Bintang setuju untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban yang berinisial TS itu. Hal ini untuk mendapatkan data yang akurat, sehingga kemudian hukuman yang diberikan kepada pelaku sesuai dengan apa yang dilakukannya.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH