IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Bukit Tak Jadi, Saksi Bisu Benteng Pertahanan Imam Bonjol

Bukit Tak Jadi lokasi bekas Benteng Pertahanan Tuanku Imam Bonjol masa Perang Padri. Foto: Rahmad Denas/commons.m.wikimediadotorg
Bukit Tak Jadi lokasi bekas Benteng Pertahanan Tuanku Imam Bonjol masa Perang Padri. Foto: Rahmad Denas/commons.m.wikimediadotorg
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PASAMAN - Benteng Bukit Tak Jadi atau Benteng Pertahanan Imam Bonjol menjadi salah satu cagar budaya tidak bergerak yang ada di Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat. Lokasi ini berada di Jalan Jorong Kampung Talang, Nagari Ganggo Hilia, Kecamatan Bonjol.

Benteng Bukit Tak Jadi ini memiliki luas bangunan dan luas lahan lebih-kurang 1 ha. Untuk menuju lokasi situs Benteng Bukit Tak Jadi relatif sulit karena lokasinya berada di bukit. Untuk menuju lokasi situs bisa menggunakan kendaraan motor roda dua. Tapi itu jika cuaca bagus atau tidak hujan. Jika hujan hanya bisa dengan berjalan kaki.

Benteng ini berada di atas tanah ulayat kaum milik Datuk Mangkudum (Suku Jambak) dan dikelola oleh Nagari Ganggo Hilia. Benteng Bukit Tak Jadi merupakan benteng pertahanan yang digunakan oleh Imam Bonjol dan pasukannya pada waktu Perang Padri.

Waktu zaman Perang Paderi benteng ini berada di Pemukiman Bonjol dan di dekat benteng terdapat sarana rumah sakit. Tidak jauh dari tangsi militer terdapat sumber air panas yang belakangan ini di sana dibangun sarana pemandian.

Namun kawasan pemandian ini terkenal sebagai daerah yang kurang baik untuk kesehatan. Sebab airnya mengandung belerang yang menimbulkan bau yang tidak sedap.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Di era Perang Paderi pemukiman Bonjol terkenal sebagai sebuah desa yang kuat. Sebelum jatuh ke tangan Belanda tempat tersebut merupakan markas kaum Padri. Mereka terlibat dalam perang dengan Kolonial Belanda yang terkenal sebagai Perang Paderi dengan pimpinan Imam Bonjol.

Situs Benteng Bukit Tak Jadi sebenarnya merupakan tempat pertahanan Tuanku Imam Bonjol dalam melakukan perlawanan terhadap penjajahan Belanda. Lokasinya berupa daerah perbukitan yang membujur dari utara ke selatan sepanjang kurang lebih 800 meter.

Dari atas bukit itu seluruh kawasan yang ada di bawahnya dapat terlihat dengan jelas. Karena itulah Bukit Tak Jadi dijadikan basis pertahanan, karena letaknya strategis. Melalui bukit tersebut pandangan akan leluasa mengawasi daerah Bonjol dan sekitarnya.

Namun saat ini di lokasi tersebut tidak ditemukan satupun struktur bangunan yang mengindikasikan dulunya merupakan sebuah bangunan pertahanan.

Pada sisi barat yang menghadap ke kampung terdapat sebuah lubang pengintaian berbentuk setengah lingkaran. Tingginya hanya 75 cm dengan lebar bagian bawah 95 cm. Sedangkan lingkaran dalam 30 cm x 30 cm dan tinggi dari permukaan tanah 2 meter.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH