Ia berharap gerakan menanam cabai tersebut bisa berjalan dengan sukses sehingga mencapai tujuannya untuk mengendalikan inflasi sekaligus mendukung ketahanan pangan.
"Program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan sudah dimulai dari 2020 sesuai arahan Menteri Hukum dan HAM, namun untuk komoditas cabai baru dicanangkan hari ini," katanya.
Pihaknya juga telah menjalin komunikasi dengan gubernur serta wakil gubernur supaya mendapat dukungan terhadap program tersebut, terutama dalam hal penyediaan bibit.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Kami punya Sumber Daya Manusia (SDM) dan lahan, namun untuk bibit butuh dukungan dari pemerintah provinsi serta pemerintah daerah," jelasnya. Relis (AA)
Editor : Berita Minang







