"Gerakan ini ditanggapi positif oleh pusat sehingga Padang Panjang mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp8,9 Miliar. Cuma dua daerah di Sumbar, yaitu Kota Padang Panjang dan Kabupaten Pasaman Barat karena penanganan inflasi," ungkap Fadly seraya menjelaskan dari dana itu akan disalurkan untuk kepentingan masyarakat seperti industri rumah tangga yang membutuhkan, merangkak dari usaha kecil ke menengah.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Adapun Buya Alizar dalam ceramahnya mengajak untuk terus bersyukur. Lalu, jangan diperbudak oleh harta. Jadikan harta untuk beramal kepada Allah SWT.Baca juga: Tinjau Banjir Bandang Solok, Gubernur Sumbar Fokus Keselamatan Warga dan Percepatan Pemulihan
Subuh Mubarakah di waktu yang sama juga digelar di Masjid Raya Jihad. Wali Kota diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Zulkifli, SH. (Harris/Lex)
Editor :






