IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Jadi Narasumber Talkshow Tribun Network, Riza Falepi Sebut Dapur Sentra IKM Randang Sekelas Indofood

Wali Kota Riza Falepi diundang oleh portal berita yang menjadi bagian dari Tribun Network dalam talkshow yang mengulas potensi UKM menembus pasar internasional di Ball Room Hotel Santika Premier, Padang, Sumatera Barat, Rabu (10/8). Foto: Edo
Wali Kota Riza Falepi diundang oleh portal berita yang menjadi bagian dari Tribun Network dalam talkshow yang mengulas potensi UKM menembus pasar internasional di Ball Room Hotel Santika Premier, Padang, Sumatera Barat, Rabu (10/8). Foto: Edo
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PAYAKUMBUH - Wali Kota Riza Falepi diundang oleh portal berita yang menjadi bagian dari Tribun Network dalam talkshow yang mengulas potensi Usaha Kecil Menengah (UKM) menembus pasar internasional di Ball Room Hotel Santika Premier, Padang, Sumatera Barat, Rabu (10/8).

Talkshow TribunPadang.com bertema "Peran Pemerintah Kota dalam Membangun UKM Berorientasi Ekspor" itu menghadirkan pemateri Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki sebagai keynote speakers serta Menteri Perdagangan Zilkifli Hasan.

Selain dua menteri, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi juga didapuk sebagai pembicara pada talkshow TribunPadang.com yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB.

Selain Wali Kota Riza Falepi, wali kota lainnya di Sumatera Barat juga hadir sebagai narasumber dalam acara yang dipandu langsung oleh Direktur Pemberitaan Tribun Network, Febby Mahendra Putra.

Tampak juga kepala daerah dari luar Sumatera Barat yakni Wali Kota Bogor yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Bima Arya, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, dan Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Wali Kota Riza Falepi memaparkan Kota Payakumbuh merupakan kota yang pergerakan ekonominya didominasi oleh pelaku UMKM, usaha itu tersebar di setiap kecamatan. Brand Kota Payakumbuh sebagai Kota Randang adalah bentuk seriusnya Pemko untuk membantu pelaku usaha agar dapat menjual kuliner khas Minangkabau itu ke pasar dunia.

"Kita mencarikan solusi agar rendang diolah dengan standar yang benar, kalau untuk urusan berbisnis, orang Minang itu terkenal karena banyak yang jadi pengusaha, tak ditolong pun mereka sudah berjiwa pengusaha," kata Riza didampingi Kepala Disnakerin Yunida Fatwa.

Tapi, menurut Riza, dapur pelaku IKM rendang saat itu tak memenuhi standar internasional untuk eksport. Karena bisnis internasional mengharuskan produk makanan bersertifikasi HACCP dan ISO 22000, disamping sertifikasi nasional seperti halal, SNI, dan izin edar.

"Orang yang membeli nanti tentu akan menelisik tempat produksinya, akan dilihat dapur pelaku IKM, orang luar negeri seperti Eropa dan Arab tentu tak ingin sembarangan beli produk, apalagi makanan," kata Riza.

Riza bersyukur, semangat untuk membantu rumah produksi bersama yang memenuhi standar internasional disambut baik oleh kementerian perindustrian, Kota Payakumbuh kini telah memiliki Sentra IKM Rendang.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH