PADANG - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi membuka kegiatan literasi dan pengembangan diri dalam berwirausaha yang diinisiasi Harian Padang Ekspres bersama PT. Paragon Technology and Innovation, bertajuk "Padek-Paragon Go to School" di Aula SMAN 1 Padang, Kamis (14/7/2022).
Dalam sambutannya, Gubernur mengapresiasi kolaborasi dan sinergitas yang dibangun perusahaan media Padang Ekspress dengan PT. Paragon Technology and Innovation dalam meningkatkan literasi dan semangat kewirausahaan bagi kalangan siswa dan guru.
Melalui program ini gubernur berharap akan hadir inovasi-inovasi sehingga akan ada percepatan dan proses perbaikan-perbaikan yang akan dilakukan sekolah terutama dalam hal literasi.
"Terimakasih pada keluarga besar Padang Ekspress, dengan kecerdasan bisa melihat potensi dengan menggandeng Paragon, bersinergi untuk membantu dan meningkatkan literasi. Ini langkah cerdas, semoga bisa diikuti oleh media dan pengusaha lainnya guna menambah keterampilan menulis para siswa dan guru," ujar gubernur.
Secara khusus, Buya Mahyeldi juga memberi apresiasi atas kepedulian Ibu Nurhayati Subakat yang memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi dan peduli pada berbagai persoalan bangsa, seperti pada saat pandemi Covid-19 yang lalu.
Founder Paragon Corp Nurhayati Subakat, dalam video sambutannya mengatakan kegiatan kolaborasi Padek-Paragon Go to School ini sangat baik untuk meningkatkan kapabilitas guru dan siswa 15 SMA di Sumbar di era keterbukaan informasi dan digital saat ini, terutama dalam hal literasi dan pengembangan diri.
"Saya sangat mendukung berjalannya kegiatan literasi dan pengembangan diri ini. Saya berharap guru dan siswa mengikuti secara antusias kegiatan serta ada manfaat yang didapatkan ke depannya," ujarnya.
Direktur Padang Ekspress, Mhd Nazir Fahmi, menjelaskan, melalui program Padek-Paragon Go to School, tim Padang Ekspres dan Paragon akan datang ke 15 SMA kabupaten dan kota di Sumbar memberikan pelatihan jurnalistik dan pengembangan diri berwirausaha dengan peserta guru dan siswa.
"Sebagai pilot project, tahun ini kita adakan di 15 SMA di Sumbar, terbanyak sekolah favorit. Setelah itu kita evaluasi dan direncanakan tahun depan diadakan pada 56 SMA," ujar Mhd Nazir.
Editor : Berita Minang






