IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pasaman Bumi Khatulistiwa Dideklarasikan, Benny Utama: Masyarakat Harus Siap Perubahan

Bupati Pasaman Saat mendeklarasikan Pasaman Land Of Equator di Taman Wisata Equator Bonjol. Foto: Humas Pasaman
Bupati Pasaman Saat mendeklarasikan Pasaman Land Of Equator di Taman Wisata Equator Bonjol. Foto: Humas Pasaman
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Dikatakan, dengan selesainya pembangunan akses jalan Bonjol - Suliki (Kabupaten 50 Kota) nantinya, masyarakat Pasaman harus bisa mengambil peluang kunjungan wisatawan dari Riau, yang selama ini tumpah di Bukittinggi.

"Sudah saatnya Pasaman menjadikan sektor pariwisata sebagai sektor unggulan pertumbuhan ekonomi daerah. Kemudian menjual pariwisata yang ada ke dunia luar sehingga mendongkrak pendapatan daerah dan masyarakatnya," ujarnya.

Menurut Bupati, di Kabupaten Pasaman banyak sekali terdapat objek wisata potensial, salah satunya di Bonjol ini. Selain tempat kelahiran pahlawan nasional Tuanku Imam Bonjol, Kecamatan Bonjol juga menjadi salah satu kawasan yang dilintasi garis khatulistiwa.

Dan dalam dua kali setahun, digelar perayaan Titik Kulminasi (titik nol derjat) matahari melintas bumi, atau tidak ada bayangan. Mitosnya, jika sering melintas di garis khatulistiwa, akan membuat seseorang awet muda.

"Jadi kalau kita sering-sering melintas di Bonjol ini Pak Wagub, maka akan awet muda kita. Saya terlihat masih muda saat ini, ya karena sering bolak balik lewat sini," seloroh bupati kepada wakil gubernur Audy, yang disambut gelak tawa.

Sempat disingkap bupati tentang rencana pembangunan Planetorium di kawasan objek wisata Equator Bonjol tahun 2023 depan, dengan alokasi anggaran Rp.20 milyar. Pembangunan yang cukup prestisius ini, hasil kerjasama Pemkab Pasaman dengan Pemprov Sumbar.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Kerjasama anggaran dengan porsi Rp.12 milyar dari APBD Pasaman dan Rp.8 milyar dari APBD Sumbar," katanya.

Mantan jaksa ini menyebut, tidak hanya Equator Bonjol, objek wisata alam Rimbo Panti juga menjadi destinasi wisata unggulan Pasaman, disamping objek wisata alam potensial lainnya.

Rimbo Panti mempunyai air panas yang bisa dikembangkan. Rencananya Pemkab Pasmaan akan membuat Rimbo Panti seperti kebun raya Bogor, didukung pemandian kolam air panas, yang akan dikelolakan ke pihak ketiga.

"Dua ini kita fokuskan pengembangannya. Kemudian menyusul ke objek wisata lainnya," jelas bupati.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH