PADANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memasang 194 alat peringatan dini tsunami di Indonesia dan 15 diantaranya dipasang di Sumatera Barat (Sumbar). Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan, alat tersebut dipasang dalam tahun 2019 ini.
Alat peringatan dini tsunami yang dipasang di Sumbar tersebar di 7 kabupaten/kota wilayah pesisir yang berpotensi mengalami tsunami, diantaranyadi Kabupaten Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Agam, dan Pasaman Barat.
"Hingga saat ini, secara keseluruhan yang sudah di pasang di Sumbar terdapat 24. Sembilan dipasangtahun 2108," kata Dwikorita usai rapat koordinasi pengurangan resiko banjir bandang, di Padang, Senin (23/12/2019).
Lebih lanjut Dwikorita mengatakan, selain alat peringatan dini tsunami, BMKG juga memasang 50 sensor deteksi dini gempa bumi di Sumbar.
Alat ini dipasang agar masyarakat bisa lebih cepat menyelematkan diri ke tempat yang lebih aman apabila gempa terjadi. Sebelum gempa atau guncangan, 15 sampai 30 detik akan keluar peringatan dini.
Dwi Korita menambahkan, alat BMKG itu dipasang di lokasi milik pemerintahan, sehingga bisa lebih aman. Pengalaman di daerah lain, terdapat baterai untuk sensor yang dicuri masyarakat, sehingga alat tak berfungsi. Diharapkan hak seperti itu tidak terjadi di Sumbar. Mst
Editor :






