LIMA PULUH KOTA - Angin puting beliung kembali melanda sejumlah daerah di Kabupatten Limapuluh Kota,dua orang warga Kecamatan Lareh Sgo Halaban, terpaksa dilarikan ke RS.Ibnu Sina karena ditimpuk papan reklame yang tumbang dihantam angin kencang, Sabtu sore (28/05) sekitar pukul 15.15 WIB,
Akibat angin kencang itu, telah merusak dua bangunan yakni runtuhnya atap kanopi dan tumbangnya papan reklame atau baliho yang menimpa dua orang wanita dan mengalami luka cukup serius.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota, Rahmadinol mengatakan, peristiwa angin kencang yang terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota telah meruntuhkan sebuah bangunan kanopi di Nagari Tarantang dan Nagari Aia Putih, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota.
"Akibat angin kecang yang melanda Nagari Tarantangpada Sabtu sore 28 Mei 2022 itu, terjadi kerusakan di SMPN 3 Kecamatan Harau, yakni ambruknya atap kantin dan menimpa 2 uni rumah warga," sebut Rahmadinol
Sementara angin kencang yang melanda Nagari Aia Putiah pada waktu yang bersamaan, mengakibatkan ambruknya 1 unit rumah usaha dan sebuah pohon tumbang menimpa 1 unit dapur rumah warga yang mengakibatkan 1 orang terluka.
Adapun dua warga yang menjadi korban tertimpa baliho tumbang tersebut adalah Erlinda (56 tahun) seorang wanita PNS beralamat di Jorong Balai Malintang, Nagari Sitanang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota.
Seorang korban lagi, ujar Rahmadinol, adalah Mike Novra Yudha (36 tahun) warga Jorong Balai Malintang, Nagari Sitanang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota.
Diungkapkan Rahmadinol, upaya penanganan yang telah dilakukan Pusdalops PB adalah melakukan koordinasi dengan pihak nagari dan TRC melakukan pendataan dan membersihkan material.
"Saat ini kayu tumbang yang menimpa rumah warga sudah dievakuasi dan rumah yang rusak sudah dibersihkan," sebut Rahmadinol
Editor :






