Padang Pariaman -Berbuat sesuatu tanpa pamrih ternyata bisa membuat segalanya mudah dan simple. Pekerjaan berat menjadi ringan, jarak yang jauh terasa dekat, hal yang rumit menjadi sederhana. Sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin.
Setidaknya itulah yang dirasakan Azwardi yang baru saja terpilih menjadi Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Pelajar Sungai Limau (IKAPS) periode 2022-2025.
"Saya menjalan kan organisasi berusaha mengumpulkan nan tececer, mengumpulkan yang tertumpah. Bersama maka menjadi musyawarah dan mufakat dalam menindak lanjuti setiap keputusan bersama," kata Azwardi yang tertuang dalam Visinya itu.
Azwardi yang sehari hari menjabat sebagai Ketua DPC Ikatan Keluarga Minang (IKM) Ulujami Pesangrahan Jakarta Selatan, juga mengaku tidak pernah punya maksud atau tujuan tertentu untuk menjalankan organisasi.
"Saya menjalani hidup ini mengalir saja. Tapi saya selalu berpedoman bahwa yang kita lakukan harus bermanfaat bagi orang banyak. Jadi, berbuat sesuatu yang ikhlas saja," kata Azwardi ketika dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (09/5) kemaren.
"Saya melanjutkan program yang sudah berjalan sesuai dengan Ad/ART organisasi yang sudah diprogramkan sebelumnya, sesuai dengan ketentuan ketentuan yang sudah dituangkan dalam AD/ART tersebut didalam menumbuh kembangkan ke arah yang lebih maju," sebutnya.
Dirnya mengakui, kerja tim sangat diperlukan dalam organisasi. Manusia mempunyai keterbatasan dalam banyak hal, untuk mengambil keputusan harus dilakuakan bersama-sama dalam musyawarah dan mufakat.
"Saya bukan tipe one man show. Saya tidak percaya cara kerja one man show, sebab dalam bekerja harus kerja tim, apakah itu dikantor maupun organisasi. Manusia itu tidak pintar dalam segala hal," kata dia.
Untuk itu, ia menghimbau, pengurus yang lama agar dapat duduk semeja dalam membangun IKAPS kedepanya lebih maju lagi.
Editor : Berita Minang






