"Maka keamanan ketertiban harus kita jaga terlebih lagi saat ini tengah menghadapi lebaran," jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Annasrullah menyebutkan, bahwa pihaknya telah menyurati seluruh kepala daerah, agar mengambil langkah dalam pendampingan mantan Anggota NII ini.
"Kita bersama seluruh kepala daerah yang ada, sudah mengambil beberapa langkah untuk mendampingi mantan NII ini, ditengah-tengah masyarakat," katanya.
Ia menjelaskan, data yang ia miliki, seluruh Mantan anggota NII tersebut, sama sekali tidak mengetahui secara pasti apa itu NII.
"Makanya, saat di Baiat, mereka semua kaget dan dengan tulus mengikuti arahan dari pemerintah.
Sementara itu, mayoritas mantan anggota NII yang sempat diwawancarai mengatakan, pihaknya justru tidak mengetahui apa itu NII yang kini tengah jadi buruan aparat kepolisian
Ia menjelaskan, saat dirinya diminta untuk di baiat, kembali ke NKRI dan mengakui pancasila, mereka mengangguk karena dirinya cinta dengan negara ini.
"Kami cinta dengan negara ini, dan kami warga negara Indonesia yang baik, maka mulai hari ini, semua pengajian itu kita tinggalkan," ungkapnya yang di iyakan oleh sejumlah rekanya.
Dari data yang di dapat, Dari jumlah kelompok NII yang ada di Sumatra Barat berjumlah 1125 orang dan 833 berasal dari Kabupaten Dharmasraya yang mana 657 orang di Kecamatan Pulau Punjung yakni,
Editor : Berita Minang






