"Jadi kami warga di sini sepakat berupaya mempertahankan fasum ini, sehingga sekarang berhadapan dengan pembeli yang bahkan melaporkan kami ke Polda Sumbar. Semoga melalui dukungan Pak Wali Kota dan jajaran dapat membantu penyelesaian masalah ini. Karena memang bagi kita fasum tersebut sangat penting untuk kegiatan masyarakat. Seperti untuk taman, tempat bersilaturrahmi dan bermain bagi anak-anak," tukuknya bersama warga saat itu.
Setelah mendengarkan aspirasi tersebut, Wali Kota Padang pun langsung meninjau lokasi fasum. Usai melihat langsung kondisi fasum ia bersama jajaran akan siap membantu penyelesaian persoalan yang cukup berat itu.
"Saya meminta RT dan RW serta Lurah setempat mendatangi Kantor Dinas PUPR dan Dinas Pertanahan untuk mendudukkan bersama mencari jalan keluar permasalahan fasum tersebut. Semoga berjalan lancar dan sesuai harapan tentunya karena ini demi kepentingan masyarakat," imbuh Wako Hendri Septa yang disambut antusias warga saat itu.
Terlihat hadir mendampingi Wali Kota saat itu diantaranya Asisten Administrasi Umum Didi Aryadi, Kepala BKPSDM Arfian, Kabag Kesra Fuji Astomi dan Camat Lubeg Heriza Syafani bersama para Lurah se-Kecamatan setempat.(Dv/Prokompim Pdg)
Editor :






