akses armda tidak bisa ke lokasi dan sumber air juga tidak ada sehingga dilakukan pemadamn secara manual dengan masyarakat
Kerugian sekitar 150 juta, dan tidak ada korban jiwa, ungkapnya.
Lebih lanjut Havid Pebrian mengatakan, usai dari Surau Lurah Sarojo di Rt 3 RW 1 Kel. Campago guguak bulek, sekitar pukul 21.35, Damkar Bukittinggi kembali mendapat laporan ada percikan api pada kabel listrik di atas pertokoan, di kawasan Simpang Kangkuang.
Karena lokasinya sangat dekat dengan markas Damkar Bukittinggi, api cepat dijinakkan tanpa merembet ke bangunan.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Ketika sampai di lokasi, memang ada terlihat percikan api yang timbul di antara kabel kabel di atas toko sikek kutu. Tim melakukan pemadaman cepat menggunakan APAR. Sehingga percikan api dapat segera dipadamkan," jelasnya.Untuk itu, Kadis Damkar Bukittinggi mengimbau pada masyarakat agar tetap waspada terhadap bahaya kebakaran. Apalagi saat ini musim panas yang mudah dapat memicu kebakaran, harapnya.
( Yus) .
Editor : Berita Minang






