Ia menyebutkan, dirinya tidak terlalu jauh mencampuri atau menetapakan pimpinan di AKD itu, semuanya itu adalah masing-masing pimpinan fraksi.
"Untuk Fraksi Gerindra dipimpin oleh Harpianda, mungkin pada saat pencalonan lobi-lobi politik tidak berjalan sebagaima mestinya. Sehingga Gerindra tidak masuk dalam pimpinan di masing-masing komisi,"
Artinya, pemilihan AKD itu lebih menonjolkan individu masing-masing, bukan ke partaian. Jadi pendekatan secara pribadi untuk pemilihan tersebut.
Sementara ketua Partai Gerindra Kabupaten Padang Pariaman Happy Neldy menyebutkan, pimpinan AKD itu berdasarkan kesepakatan masing-masing fraksi di DPRD dengan melakukan lobi-lobi dan strategi.
Melihat kondisi saat ini, tidak adanya sinergitas antara pimpinan fraksi dan ketua DPRD dalam penetapan AKD tersebut, sehingga tidak ada satu pun dari Gerindra yang duduk di masing-masing komisi.
Ia berharap, pimpinan fraksi Gerindra dapat bersinergi dengan fraksi lainya, serta dengan ketua DPRD dan partai itu sendiri, agar terciptanya situasi kondusif di DPRD. (YN)
Editor : Marjeni Rokcalva






