IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Polemik Iuran Komite, Wako Bukittinggi Minta Perhatian Pemprov Pada Dunia Pendidikan Dimaksimalkan

Wako Bukitinggi bersama Kadisdik dan guru serta pelajar dalam suatu acara di lapangan Kantin.
Wako Bukitinggi bersama Kadisdik dan guru serta pelajar dalam suatu acara di lapangan Kantin.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Wali Kota Bukittinggi juga menambahkan, Pemprov Sumbar punya anggaran Rp 6 Triliyun lebih untuk tahun 2022 ini. Alangkah lebih baiknya, Pemprov lebih perhatikan masalah pendidikan ini.

"Saya pikir, komposisi untuk prioritas penggunaan anggaran, arah kebijakan dari kepala daerah dan negara ini jelas, bahwa memenuhi kebutuhan dasar itu paling penting, apalagi pendidikan. Pendidikan yang dimaksud seluruh elemen yang ada didalamnya, guru, fasilitas sekolah, buku dan siswa. Karena salah satu tujuan negara kita ini adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Ini mesti kita prioritaskan, salah satu upaya tentu dengan dukungan anggaran. Kapan lagi kita maju, kalau perhatian untuk elemen pendidikan belum dimaksimalkan," jelasnya.

Untuk itu, Wako meminta Pemerintah Provinsi Sumbar, untuk lebih memperhatikan kesejahteraan guru honor SMA dan seluruh elemen pendidikan lainnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Jangan sampai siswa yang harus menanggung biaya untuk operasional sekolah. Dimana peran pemerintah. APBD Provinsi Rp 6 T lebih. Kenapa tidak bisa tingkatkan kesejahteraan guru honor, kenapa harus tetap dibebankan kepada siswa dengan instrumen iuran komite. Bukittinggi saja dengan APBD kecil bisa, kenapa Pemprov dengan anggaran besar tidak?," tutup Wako tegas.

( Yus).

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH