IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Suhatri Bur, Pentingnya Pendidikan Politik Bagi Tokoh Masyarakat Padang Pariaman

 Suhatri Bur, Pentingnya Pendidikan Politik Bagi Tokoh Masyarakat Padang Pariaman
Suhatri Bur, Pentingnya Pendidikan Politik Bagi Tokoh Masyarakat Padang Pariaman
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Lubuak Aluang,- Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur berkesempatan menjadi keynote speaker dan membuka kegiatan Pendidikan Politik bagi Tokoh Masyarakat yang bertempat di Aula Hotel Minang Jaya Lubuak Aluang, pada Sabtu (26/2).

Berdasarkan Undang-undang No. 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik dijelaskan bahwa "Pendidikan politik adalah proses pembelajaran dan pemahaman tentang hak, kewajiban dan tanggung jawab setiap warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara".

Dalam arti yang lebih luas, pendidikan politik berfungsi untuk membentuk tatanan dalam kehidupan bermasyarakat. Dimana tatanan tersebut, harus sejalan dengan tuntutan perpolitikan yang akan terterapkan nanti.

Kegiatan yang merupakan Pokok-pokok Pemikiran dari Anggota DPRD Provinsi Sumbar dari dapil 2 ini, dilaksanakan melalui Program Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Barat yang bekerja sama dengan Kantor Kesbangpol Kabupaten Padang Pariaman.

Bupati Suhatri Bur menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada legislator asal daerah ini. Karena, Siti Izzati Aziz dianggap telah berfikir untuk kemajuan daerah melalui peningkatan wawasan dan SDM tokoh-tokoh masyarakat terhadap perkembangan situasi politik dewasa ini.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Kurangnya pengalaman maupun wawasan tentang pendidikan politik, juga menjadi faktor pemicu bagi Tokoh Masyarakat menjadi pasif dalam partisipasi aktif dalam kegiatan politik di wilayahnya. Karena itu, pendidikan politik bagi tokoh masyarakat memang masih diperlukan bagi terciptanya situasi politik yang dinamis dan harmonis dalam mendukung terwujudnya Padang Pariaman Berjaya", ujar Suhatri Bur.

Pentingnya kegiatan ini, kata Suhatr Bur, disebabkan kurang terdidiknya warga negara secara politik. Sehingga, menyebabkan mereka cenderung pasif dan mudah dimobilisasi untuk kepentingan pribadi atau jabatan dari para elite politik tertentu.

Bahkan mereka juga tidak bisa ikut mempengaruhi secara signifikan, terhadap proses-proses pengambilan keputusan yang berkaitan erat dengan kehidupan mereka.

Menurutnya, Pendidikan Politik bagi tokoh masyarakat, salah satu tujuannya adalah untuk meningkatkan peran tokoh masyarakat dalam menyampaikan pentingnya berpolitik dalam setiap kegiatan berbangsa dan bernegara dalam mewujudkan suasana demokratis.

Selain itu, dapat menumbuhkan kesadaran akan hak-hak politik dan kewajiban sebagai warga negara, untuk menggunakan hak pilihnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH