PADANG - Penyelenggara pemilu maupun pemerintah daerah diminta untuk berupa meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020 dari pemilu 2019.
Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar), Nasrul Abit mengatakan, salah satu upaya dalam meningkatkan partisipasi pemilih pada pilkada serentak 2020 melakukan sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat tentang pentingnya pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah.
Ia membeberkan pada pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur pada tahun 2015 yang lalu maka tingkat partisipasi pemilih sekitar 58, 65% persen.
"Kondisi ini menunjukkan rendahnya tingkat partisipasi pemilih sehingga perlu adanya usaha dan kerja keras seluruh komponen penyelenggara maupun pemerintah daerah untuk terus melakukan sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat tentang pentingnya pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah," sebut Nasrul Abit pada acara rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah atau wakil kepala daerah tahun 2020 di Sumatera Barat, Kamis (12/12/2019).
Meskipun pada pemilu serentak 2019 tingkat partisipasi provinsi Sumatera Barat meningkat menjadi 78, 83 persen diharapkan, partisipasi pemilih pada pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah tahun 2020 dapat ditingkatkan, sehingga para pemimpin daerah yang terpilih nantinya memperoleh legimitasi yang lebih kuat dari masyarakat.
Ia mengajak semua komponen masyarakat untuk bersama-sama ikut mensukseskan pelaksanaan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah tahun 2020 di Sumatera Barat.
Nasrul Abit menjelaskan rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah atau wakil kepala daerah tahun 2020 di Sumatera Barat diadakan bertujuan menyamakan persepsi dalam rangka mengantisipasi dan mengambil langkah-langkah yang komprehensif dan berkesinambungan untuk mencegah timbulnya potensi potensi kerawanan pada tahapan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah.
Mst Editor :






