Mengatur orang seni memang tidak mudah, namun ketika sudah berbicara dengan mengedapan seni, maka semuanya akan dapat terwujud dengan baik, walau harus membutuhkan pemahaman yang sangat tinggi tentang seni itu sendiri.
" Semoga hasil penilaian pegelaran seni ini akan dapat memotivasi dalam membangun karater para mahasiswa dalam mengabdi lebih baik lagi, bagian dari membangun potensi ragam budaya daerah," pungkas Rezi.
Ditempat terpisah Ketua Yayasan Widyaswara Indonesia Solok Selatan, Eva Suryani, S. Ip. MM, mengapresiasi seluruh warga kampus, khususnya mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan, yang melaksanakan pegelaran seni pada tahun ini. Kedepan semoga kegiataan ini akan terus berlanjut, meski pada tahun kemaren gagal dilaksanakan karena kondisi wabah pendemi covid-19.
Selain itu, pihaknya juga berharap, akhir dari pegelaran seni ini tidak saja akan menjadi tujuan untuk nilai mata perkuliahan, akan tetapi juga dapat membangun potensi mahasiswa, khususnya di bidang seni. Serta menjadi bagian dalam membudayakan beragam seni dilingkungan kampus.
Sementara itu, kegiatan pegelaran seni dilaksanakan oleh 9 kelompok dari Mahasiswa PGSD Semester III dan PGPAUD Semester V, Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Widyaswara Indonesia Solok Selatan. AA
Editor :






