IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Satu-Satunya di Sumatera, Aplikasi Integrated Dashboard Smart Goverment Diluncurkan Kota Payakumbuh

Satu-Satunya Di Sumatera, Aplikasi Integrated Dashboard Smart Goverment Diluncurkan Di Kota Payakumbuh
Satu-Satunya Di Sumatera, Aplikasi Integrated Dashboard Smart Goverment Diluncurkan Di Kota Payakumbuh
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Sementara itu, Wali Kota Riza Falepi menyampaikan selangkah lagi, Kota Payakumbuh bersama Telkom melakukan percepatan transformasi dalam membangun SPBE yang diharapkan dengan konsep IT yang baik dan handal demi melayani masyarakat.

"Menarik kembali sejarah awal kita membangun IT, awalnya kita berfikir saat Bidang E-Gov banyak mendapat tawaran vendor, namun melihat price listnya kita terkaget, maka disampaikanlah kepada jajaran agar mengembangkan IT secara kecil-kecilan dengan biaya murah," kata Riza.

Menurut Riza, Pemko Payakumbuh belum mampu menjadi leading dalam urusan penganggaran di bidang IT. Bisa dilihat ada sekita 40-50 miliar anggaran yang dialokasikan oleh Pemko surabaya, sementara Kota Payakumbuh saja 1/10 nya tak sanggup, paling 2-3 miliar itu sudah hebat sekali.

"Kita akhirnya berfikir seperti mahasiswa, kita bikin server murah dan serba murah. Disampaikan kepada kominfo, cukup jadi yang mampu menghadirkan layanan berbasis IT dan mensupport OPD hingga kelurahan. Mobil orang Mercy, kita Kijang tapi sampai juga ke tujuan, semampunya kita buat," kata Riza.

Wali kota dua periode itu juga menambahkan meski salahsatu inovasi pelayanan publik di Kota Payakumbuh sudah mendapat penghargaan, tetapi masih ada kekurangan yakni terkait data masih belum terigntegrasi, belum ada reanalisis yang lebih tajam.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Namun, dengan adanya aplikasi integrated Dashboar Smart Goverment ini kita bisa melihat ini secara IT, analisisnya bisa keluar secara digital. Jendela aplikasi diharapkan bisa memberi daya analitik yang baik dan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat," katanya.

Untuk itu, Riza berpesan kepada pejabat di dinas harus melek teknologi, jangan gaptek. Karena kedepan ada target yang akan dicapai bersama Telkom, Kota Payakumbuh menuju transformasi digital. Menurutnya, bila ada efisiensi dan efektifitas, maka disitu ada IT.

"Percuma keluar uang miliaran hingga triliunan tapi ndak ada dampaknya ke efisiensi dan efektifitas, mending manual saja. Bagi kita bisa berdiri dengan platform tersendiri di dunia E-government sudah bagus, kalau bisa jangan sampai pakai vendor asing, terima kasih kami ucapkan kepada PT. Telkom Indonesia yang telah bersinergi bersama kami memberikan pelayanan bagi masyarakat Kota Randang," pungkas Riza. (Do)

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH