IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Cerita Gempa dan Simulasi Tanggap Bencana Mahasiswa Profesi Keperawatan Unand

Suasana simulasi tanggap bencana gempa mahasiswa profesi keperawatan Unand. Foto: Ist
Suasana simulasi tanggap bencana gempa mahasiswa profesi keperawatan Unand. Foto: Ist
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Telah terjadi gempa bumi dengan kekuatan 6.8 Skala Richer (SR), di Pasia Jambak Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Diperkirakan gempa tersebut berpusat di 30 KM Barat Daya Padang Pariaman dengan kedalaman 20 KM di bawah permukaan laut.

Gempa yang datang tiba tiba itu disebutkan berpotensi menimbulkan tsunami, sehingga warga di Kelurahan Pasia Nan Tigo dan sekitarnya panik luar biasa.

Menghadapi kondisi tidak menentu tersebut, Lurah Pasia Nan Tigo, Taslim, cepat bertindak menghimbau kepada seluruh warga untuk tetap tenang dan mengarahkan warganya agar segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Seiring dengan masa tanggap darurat datanglah bantuan dari Dinas Kesehatan, PMI, TNI, Polri dan beberapa sukarelawan. Kemudian BPBD mengkoordinir pembentukan Tim Bantuan Bencana yang terbagi dalam beberapa Tim yang ditugaskan segera.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Demikianlah skenario simulasi tanggap darurat bencana di Pasia Jambak Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, yang dilaksanakan mahasiswa profesi keperawatan Universitas Andalas (Unand) Padang, Senin (27/12).

Simulasi tanggap darurat bencana merupakan salah satu kegiatan mahasiswa profesi keperawatan Unand, yang sedang melaksanakan praktek keperawatan kebencanaan di Pasia Jambak Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, semenjak November lalu.

Ketua Kelompok praktek keperawatan kebencanaan di Pasia Jambak Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Hoddy Firman Putra, mengatakan, simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Selain itu, simulai dimaksudkan sebagai wahana pendidikan dan latihan guna mengembangkan ilmu pengetahuan dalam bidang keperawatan bencana.

Serta menciptakan generasi atau kader-kader relawan bangsa yang siap mendharma baktikan diri dalam peran management kebencanaan.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH