Genangan disebabkan hujan dengan intensitas tinggi di kawasan hulu hingga debit air Sungai Jumain naik. Kejadian ini terjadi pada Rabu sore tadi (15/12), pukul 18.00 WIB.
Tidak ada laporan korban jiwa atau pun mengungsi akibat banjir tersebut.
Menyikapi potensi banjir susulan, BPBD setempat telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Petugas di lapangan mengimbau warga untuk waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih berlangsung.
Prakiraan cuaca Kecamatan Besuki dalam dua hari ke depan masih berpotensi hujan dengna intensitas ringan hingga lebat.
"BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan selama musim hujan, khususnya puncaknya pada Januari 2021 hingga Februari 2022," kata Abdul Muhari, Ph.D. Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB. (R/Jen)
Editor : Berita Minang






