IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Update, Sebanyak 13 Warga Meninggal Dunia Akibat Erupsi Gunung Semeru

Kondisi jalan yang berlumpur akibat luapan awan panas larva Gunung Semeru. Foto: Humas BPPB
Kondisi jalan yang berlumpur akibat luapan awan panas larva Gunung Semeru. Foto: Humas BPPB
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

188 orang mengungsi di empat titik yang terdiri dari rumah ibadah dan balai desa di Kecamatan Pasirian dengan rincian :

- Balai desa Condro

- Balai desa Pasirian

- Masjid Baiturahman Pasirian

- Masjid Nurul Huda Alon Pasirian

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Kejadian sebaran awan panas guguran Gunung Semeru juga menyebabkan beberapa rumah warga tertutup material vulkanik serta jembatan Gladak Perak di Curah Kobokan yang menjadi akses penghubung Lumajang dan Malang terputus.

BPBD Kabupaten Lumajang menggunakan alat berat _wheel loader_ untuk membuka akses jalan Curah Kobokan serta melakukan pendataan lanjutan terkait kerugian materil lainnya akibat peristiwa ini.

Berdasarkan pemantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), saat ini Gunung Semeru masih dalam status level II atau 'waspada.' Adapun pemantauan kondisi udara melalui radar Accuweather Udara mencapai tingkat polusi tinggi dan berdampak negatif terhadap kelompok yang masuk dalam kategori rentan, yaitu lansia, ibu hamil, disabilitas serta anak-anak.

Pantauan secara visual juga menunjukkan awas panas guguran telah berhenti dikarenakan kondisi hujan di sekitar puncak kubah lava Gunung Semeru.

BPBD terus melakukan koordinasi bersama perangkat desa setempat dan Pos Pengamat Gunung Api (PPGA) terkait pemutakhiran aktivitas Gunung Semeru.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH