"Ini suatu hal yang baik bagi kita karena memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Layanan ini tidak hanya kepada investor besar tapi juga investor kecil bahkan UMKM, sebagaimana amanat presiden karena itu pasti membuka lapangan kerja. Layanan investasi skala kecil dan menengah juga harus sama layanannya dengan investasi besar," tukuk Riza.
Riza menyambung pesan Presiden RI, sudah dilayani dengan baik saja belum tentu investor datang, apalagi tidak dilayani atau dicuekin, serta memakai pula cara-cara lama dengan meminta uang, ini sudah tidak zamannya lagi.
"Untuk itu mari kita berbenah, dan menyiapkan tempat dengan baik untuk bisa investor nyaman dengan kita dan kemudian menginvestasikan dananya kepada kita, sehingga terjadi penciptaan kesejahteraan ditempat kita. Inilah tujuan kenapa kita mati-matian melayani mereka dengan baik. Istilahnya berikanlah karpet merah buat mereka, karena merekalah "the real hero" atau pahlawan atau pejuang dalam mensejahterakan masyarakat kita. Oleh karena itu, kita sebagai pemerintah memberikan layanan terbaik untuk itu," tukuk Riza.
Dalam arahannya, Presiden RI Joko Widodo menyampaikan sudah hampir 2 tahun Indonesia mengalami pandemi, dan dampaknya betul-betul di luar perkiraan, berimbas kemana-mana. Banyak negara mengalami kelangkaan energi, kelangkaan kontainer dan kenaikan inflasi yang menakutkan semua negara. Dan akhir-akhir ini banyak negara yang mengalami kenaikan harga produsen yang mengakibatkan harga konsumen juga menjadi naik.
Jokowi juga menjelaskan kalau investasi menjadi jangkar pemulihan ekonomi. Karena Pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan APBN dan APBN, akan defisit jika tidak mampu menanggulangi pandemi. Oleh sebab itu, yang diluar APBN atau investasi ini harus digerakkan.
"Kalau investasi muncul, maka peredaran uang akan semakin banyak dan itu akan menimbulkan efek ke daya beli masyarakat, pertumbuhan ekonomi juga naik. Kalau ada yang tanya, investasi apa yang dibutuhkan sekarang, yaitu investasi yang memiliki nilai tambah tinggi. Inilah transformasi ekonomi yang disebut dibutuhkan saat ini," tegas Presiden. (Do)
Editor : Berita Minang






