Soetan Radjo Pamoentjak adalah nama pena dari Irman Adnan. Pria kelahiran Batusangkar 51 tahun yang lalu tersebut belajar menulis secara autodidak sejak dari pendidikan sekolah dasar.
Sering berpindah domisili, barulah sejak tahun 2002 Ia memutuskan menetap di Kota Bukittinggi dan berprofesi sebagai pedagang di Pasar Aur Kuning, Bukittinggi, hingga saat ini.
Renjana yang Ia miliki terhadap menulis telah melahirkan beberapa karya, seperti novel, puisi, cerpen, cerita mini seri dan lainnya. Beberapa karyanya bahkan mendapatkan penghargaan, seperti Juara II sayembara Siwa Nataradja Award I pada tahun 2015 untuk manuskrip puisi "Malagi", serta termasuk dalam 16 penulis, dari 800 penulis Indonesia, yang lolos seleksi untuk mengikuti festival bertaraf internasional UWRF 13 tahun 2016 di Ubud, Bali, melalui novel-nya yang berjudul Harimau Betina. Ia juga merupakan salah satu pencetus dan pendiri komunitas sastra dan seni Sarunai Bukittinggi-Agam.
( Yus).
Editor : Berita Minang






