Selanjutnya Wagub Sumbar juga menyampikan selamat kepada para pemenang yang telah berperan aktif dalam membudaya kegemaran membaca dan mempromosikan perpustakaan kepada masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumbar, Wadarusmen menyampaikan, tingkat membaca masyarakat Sumbar mencapai 56 persen di atas rata-rata Nasional yaitu 54 persen.
"Berdasarkan indikator durasi membaca per tiga bulan, dan untuk tahun 2021 ini kita targetkan 58 persen. Alhamdulillah minat masyarakat untuk membaca terus meningkat," sebut Wadarusmen.
Maka untuk mengembangkan gemar membaca pemprov Sumbar bekerjasama dengan semua pihak. Diantaranya pegiat literasi, pers, media cetak dan media elekteonik.
"Kita sangat merasakan peranan teman-teman media dan pers, pegiat, media elektronik dalam mempromosikankan menggerakan membaca di Sumatera Barat," pintanya.
"Makanya kita berikan penghargaan kepada penulis, wartawan, pegiat literasi, lembaga media cetak dan media elektronik," ujarnya.
Adapun yang menerima penghargaan literasi yaitu, kategori Wartawan dari Jurnalis LKBN Antara Biro Sumbar Kabupaten Solok (Rahmatul Laila), kategori Penulis dari Bukittinggi (Sutan Rajo Pamuncak), kategori Pegiat Literasi dari Gumala Kreatif Padang Panjang (Yandri Armaika, S.ST), kategori Media Cetak dari Lembaga Rakyat Sumbar (jaringan Padang Expres Jawa Pos) Padang Panjang, dan untuk kategori Media Elektronik dari Padang Panjang (Radio Bahan FM).
Penghargaan diserahkan langsing oleh Wagub Sumbar didampingi oleh Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Sumbar dan Bunda Literasi Padang Panjang. (nov/BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR)
Editor : Berita Minang






