BUKITTINGGI - Kota Bukittinggi terpilih sebagai salah satu kota yang mengikuti ajang Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) dan Riset Transformasi Digital Indonesia (RTDI) 2021 yang diselenggarakan oleh Pusat Inovasi Kota dan Komunitas Cerdas (PIKKC) Institut Teknologi Bandung (ITB).
RKCI dan RTDI 2021 merupakan kegiatan untuk melakukan pengukuran terhadap implementasi konsep Kota Cerdas di Indonesia yang bertujuan untuk mengukur kesiapan digital kota, kinerja terhadap pengelolaan kota, serta memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai permasalahan dan potensi yang hadapi kota.
Disamping itu juga memberikan gambaran bagi stakeholder kota dalam membangun layanan kota, evaluasi berkelanjutan implementasi Kota Cerdas dan memberikan gambaran perkembangan implementasi Kota Cerdas di Indonesia 8 tahun terakhir.
Walikota Bukittinggi, Erman Safar mengatakan dalam ajang RKCI dan RTDI 2021 kali ini, Kota Bukittinggi telah melewati tahap awal yakninya Evaluasi Mandiri secara online pada akhir September lalu, kemudian Penilaian Tahap I yang dilanjutkan dengan Validasi dan Survey dari Tim Assesment.
"Validasi dan Survey dirangkai dengan acara Diskusi Kota (Dikta) diikuti secara online oleh kota-kota yang telah lolos pada tahap awal penilaian, salah satunya Bukittinggi" Ujar Wako, Kamis 4/11.
Dalam pemaparannya, Wawako Marfendi menyampaikan profil Kota Bukittinggi, Kondisi Eksisting Pembangunan Kota Cerdas Bukittinggi, Kesiapan Infrastruktur, Program Unggulan, Program Dalam Mempersiapkan Transformasi Digital, Keterlibatan Stakeholder dan Tantangan yang akan dihadapi kedepannya dalam implementasi dan pengembangan Kota Cerdas Bukittinggi (Bukittinggi Smart City)
Pada sesi validasi secara online Wawako Marfendi didampingi Tim Kota Cerdas Bukittinggi yang terdiri dari lima belas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjawab secara tuntas sejumlah pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan Tim Asessment.
Kelimabelas OPD tersebut diantaranya Dinas Kominfo, Bapelitbang, Dinas Koperasi UKMP, Dinas PMPTSPPTK, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas PUPR, Kecamatan Guguk Panjang, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan dan Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah.
Validasi tersebut terkait kondisi dan situasi Kota Bukittinggi sesuai yang telah diisikan pada evaluasi mandiri di tahap sebelumnya. Antara lain program dan perencanaan untuk Kota Cerdas, sektor unggulan penunjang perekonomian masyarakat, kesiapan Infrastruktur teknologi dan informatika serta masalah dan tantangan yang dihadapi kota.
Editor : Marjeni Rokcalva






