Sebelumnya, di hari yang sama Bupati Rusma Yul Anwar, juga sudah mengunjungi warga yang rumahnya tertimpa tanah longsor di Kecamatan Ranah Pesisir, sebanyak empat KK di Nagari Sungai Tunu Utara dan Palangai.
Rincian, tiga KK di Kampung Koto Panjang., atas nama korban Milus, Vega dan Rusli. Selanjutnya, 1 KK di Kampung Aia Batu Palangai atas nama Ekisman Juhara.
Kondisi rumah korban umumnya rusak berat akibat di terjang tanah longsor. Beruntung bencana tanah longsor tidak menimbulkan korban jiwa. Kini korban terpaksa menumpang di rumah sanak famili.
Bupati pada kesempatan itu menyarankan agar korban pindah ke lokasi lain yang lebih aman, karena tanah bukit yang berada di belakang rumah korban sangat labil dan sangat beresiko keselamatan jiwa.
"Terkait dengan relokasi ke tempat yang lebih aman tolong bicarakan dulu dengan pihak keluarga. Keselamatan jiwa lebih utama dan jangan lagi mendirikan bangunan rumah di lokasi rawan," ingat bupati.
Masih di hari yang sama di Kecamatan Sutera, Bupati Rusma Yul Anwar, juga mengunjungi dan menyerahkan bantuan kepada Darmalinda, 40 th warga Tanjung Gadang Amping Parak Timur.
Sebagaimana diketahui rumahnya yang ukuran 5 - 6 meter konstruksi kayu hanyut dihondoh banjir Sabtu (30/10) lalu. dengan anggota keluarga 4 orang.(Rnd/Je)
Editor : Berita Minang






