Rencana pembangunan exit toll di Kota Padang Panjang, katanya lagi, akan berdampak bagi ekonomi masyakarat Padang Panjang. Bisa menumbuhkan pusat-pusat perekonomian baru, baik dari sektor perdagangan maupun pertanian hingga pariwisata.
"Karena dengan adanya exit toll itu, akses masyarakat luar ke Kota Panjang Panjang akan lebih mudah," jelasnya.
Banyak manfaat yang bisa dirasakan, lanjut Fadly, lantaran Padang Panjang memiliki produk-produk pertanian, perkebunan dan peternakan masyarakat. Dengan terealisasinya tol ini, pemangkasan waktu pendistribusian akan berpengaruh dan bisa meningkatkan pemasaran hasil pertanian.
"Untuk sektor pariwisata, kami berkeyakinan, dengan adanya tol ini akan menjadi magnet tersendiri bagi para wisatawan luar Sumbar untuk berkunjung ke objek wisata yang ada. Pasalnya akses dan jarak tempuh wisatawan yang akan berkunjung ke Sumbar sudah pasti menjadi lebih mudah," ulasnya.
Dalam kesempatan itu, Fadly juga mengabarkan, bahwasannya saat ini Pemko sedang mempersiapkan pembangunan Sport Village yang manjadi sarana olahraga bagi para atlet dan masyarakat Kota Padang Panjang dan sekitarnya.
Sementara itu Ellen Gracia Natalia yang memandu acara Evening Up ini, dalam sesi pembuka menyebutkan PT. Hutama Karya menargetkan mampu menyelesaikan sebagian konstruksi ruas jalan bebas hambatan Pekanbaru-Padang pada akhir tahun ini.
Hutama Karya, katanya, meminta pihak yang menangani pembebasan lahan agar dapat segera menuntaskan kewajibannya. Percepatan itu penting dilakukan agar mereka bisa mengoptimalkan proses konstruksi. (Lex/dega)
Editor : Marjeni Rokcalva






