IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Tamat Kuliah Ingin jadi PNS, Wagub Sumbar: Penyebab Sedikitnya Pengusaha di Indonesia

Wagub Audy Joinaldy saat menghadiri acara Pelatihan Kewirausahaan Menghasilkan Mahasiswa Memiliki Star Up di Gedung Caraka Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta.
Wagub Audy Joinaldy saat menghadiri acara Pelatihan Kewirausahaan Menghasilkan Mahasiswa Memiliki Star Up di Gedung Caraka Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Wakil Gubernur Audy Joinaldy menyebut kuliah bukan hanya sekadar aktivitas untuk menuntut ilmu dan menjadi lulusan terbaik, tetapi merupakan langkah awal menjadi seorang enterpreneur muda dengan meluaskan jaringan dan memupuk soft skill.

"Saat kuliah, peluang untuk menjadi seorang enterpreneur, seorang pengusaha muda itu terbuka luas yaitu dengan aktif berorganisasi guna menambah jejaring atau networking, memupuk soft skill seperti comunication skill, cognitive skill hingga organization skill yang sangat dibutuhkan untuk bisa mencapai kesuksesan,".

Wagub mengatakan itu saat menghadiri acara Pelatihan Kewirausahaan Menghasilkan Mahasiswa Memiliki Star Up di Gedung Caraka Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta, Senin, (25/10/2021).

Ia menyebut dibalik faktor kesuksesan itu, IQ ternyata hanya peringkar 20, nilai yang tinggi hanya peringkat 35. Karena itu sangat rugi jika mahasiswa hanya datang ke kampus, belajar lalu pulang lagi.

"Kuliah penting untuk mendapatkan informasi baru, pengetahuan baru yang semula kita tidak tahu. Tetapi menempa diri, memupuk soft skill juga sangat penting," katanya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Menurutnya saat ini jumlah pengusaha di Indonesia sangat sedikit hanya sekitar 2-2,5 persen dari jumlah penduduk kalah dari Thailand yang sudah 5 persen, Malaysia 6 persen apalagi Singapura yang sudah mencapai dua digit.

Hal itulah yang membuat perekonomian Indonesia bergerak lambat. Untuk memacu pertumbuhan ekonomi setidaknya menurut Audy, 4 persen masyarakat Indoensia harus jadi pengusaha.

Dan peluang itu terbuka sangat lebar untuk generasi muda yang saat ini tengah kuliah yang sudah sangat akrab dengan teknologi, smartphone dan dunia digital.

"Dunia sekarang bergerak kearah digitalisasi sebagai salah satu dampak positif dari pandemi COVID-19. Termasuk untuk ekonomi, kesehatan hingga pendidikan. Ini adalah waktu yang sangat tepat bagi millenial yang menguasai teknologi muncul sebagai seorang enterpreneur," ujarnya.

Pemikiran tamat kuliah lalu tes dan jadi PNS menurutnya adalah salah satu penyebab rendahnya jumlah pengusaha di Indonesia karena itu dia mengimbau mahasiswa untuk lebih kreatif dan inovatif serta segera mengambil langkah untuk menjadi seorang pengusaha muda.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH