Ia mengusulkan kalau bisa aliran sungainya bisa dikelola pula sebagai destinasi wisata. Dengan demikian masyarakat juga akan merasa memiliki dan menjaga secara bersama.
Panitia pembangunan masjid Baiturrahim, Holandia Rahmad mengatakan masjid yang dibangun itu dengan konsep wisata religi. Tidak hanya untuk ibadah tapi juga sarana untuk membangun ekonomi umat.
Ia menyebut selama ini Masjid Batu Basa memiliki jamaah sangat ramai baik sholat lima waktu maupun sholat hari raya dan acara keagamaan lainnya. Oleh karena itu dibangun Masjid Baburrahim Batu Basa yang baru, karena karena masjid batu basa yang lama memiliki bentuk bangunan yang sudah tua. Oleh karena itu masyarakat batu basa merencanakan pembangunan masjid yang baru.
Tokoh masyarakat yang juga anggota DPRD Provinsi Sumbar Budiman dt. Malano Garang mengatakan masjid itu akan dijadikan masjid percontohan di Tanah Datar karena tidak hanya sebagai pusat ibadah tetapi juga pendidikan, ekonomi, pendidikan generasi muda, majlis taklim dan pusat kunjungan wisata.
Ikut hadir dalam acara itu wakil ketua DPRD Tanah Datar Saidani, Walikota Padang Panjang diwakili oleh Staf Ahli, Forkopimda Kab. Tanah Datar, Camat, Walinagari, ketua KAN, ketua MUI, para donatur dan seluruh unsur masyarakat Nagari Batu Basa, Kecamatan Pariangan.(BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR)
Editor : Berita Minang






