Ditambahkan mantan Sekretaris Dishub itu, SK ini keluar di bulan vaksinasi sapu jagad. Dia berharap ini dapat menjadi momentum pendongkrak semangat warga NDB untuk menjadi kelurahan yang duluan mencapai angka vaksinasi lebih dari 70 persen, sesuai instruksi Wali Kota Riza Falepi.
"Semoga NBD bisa menjadi contoh oleh kelurahan lain, dan kami harapkan kelurahan-kelurahan jangan hanya bergerak karena dalam rangka ikut lomba saja, tapi hari-hari biasapun mereka harus bisa tetap produktif dan aktif bergerak dari segala lini demi kemajuan Kota Payakumbuh," kata Aplimadanar.
Sementara itu, Camat Payakumbuh Barat Ul Fakhri menjelaskan ini sudah 3 kali berturut turut kelurahan di kecamatannya menjadi juara 1, sebelumnya ada Tanjung Pauh pada 2020 dan Koto Tangah pada 2019. Menurutnya ini menunjukkan tingkat partisipasi masyarakat mendukung pemerintahan yang begitu luar biasa.
"Penilaian ini tidak hanya aspek lurahnya saja yang dinilai, termasuk organisasi kelurahan seperti LPM, PKK, Karang Taruna yang bergerak memberikan dukungan. Alhamdulillah dukungan ini menghasilkan layanan publik yang baik, mudah-mudahan melalui prestasi ini memotivasi kelurahan dan masyarakat lainnya dalam mendukung pemerintahan," kata Ul Fakhri.
"Yang bisa seperti ini jangan hanya kelurahan ini saja, NDB sudah jadi role model, wajah Kota Payakumbuh secara sebuah kelurahan. Idealnya sebuah kelurahan, adalah bergerak semua sumber dayanya," ungkap Ul Fakhri. (Do)
Editor :






