IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Kota Padang Panjang Berpeluang Raih Swasti Saba Wistara Keenam

Ketua Forum Kota Sehat Padang Panjang, Hariyanto Saputra sibuh siapkan lokasi penilaian Swasti Saba Wistara.
Ketua Forum Kota Sehat Padang Panjang, Hariyanto Saputra sibuh siapkan lokasi penilaian Swasti Saba Wistara.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG PANJANG - Satu-satunya di Provinsi Sumatera Barat, Kota Padang Panjang berpeluang meraih penghargaan tertinggi Kota Sehat Swasti Saba Wistara untuk keenam kalinya. Penghargaan ini diberikan kepada kabupaten/kota, karena dinilai berhasil melaksanakan beberapa tatanan kawasan sehat.

Ketua Forum Kota Sehat Padang Panjang, Hariyanto Saputra ketika ditemui di sela-sela kegiatannya di Kelurahan Sigando, Kecamatan Padang Panjang Timur, Kamis (23/9) menyebutkan, Padang Panjang lolos untuk verifikasi dokumen yang selanjutnya akan ada verifikasi lapangan. "Kemungkinan verifikasi akhir September ini. Kita satu-satunya kota di Provinsi Sumatera Barat yang masuk nominasi," ucapnya.

Adapun tahapan verifikasi dokumen, jelasnya, telah dilakukan melalui usulan tim pembina provinsi. Setelah dilakukan verifikasi oleh Pusat (Kemenkes RI dan Kemendagri RI-red), kemudian dinyatakan memenuhi kriteria untuk dilakukan penilaian selanjutnya yaitu verifikasi lapangan, guna validasi data sesuai dengan dokumen yang telah dikirimkan.

"Nantinya tim pusat memverifikasi kelayakan kota mendapatkan penghargaan ini melalui serangkaian kunjungan lapangan, tanya jawab ke masyarakat dan presentasi Forum Kota Sehat," jelasnya.

Disebutkannya, Forum Kota Sehat merupakan wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan aspirasinya dan berpartisipasi untuk turut menentukan arah, prioritas, perencanaan pembangunan di Kota Padang Panjang yang mengintegrasikan berbagai aspek sehingga dapat mewujudkan wilayah yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni warga.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Prinsipnya bagaimana mewujudkan budaya masyarakat sehat sehingga Padang Panjang menjadi kota yang layak anak, aman, nyaman dan sehat," terangnya.

Kegiatan di tingkat kota, katanya, dimotori Forum Kota Sehat. Sedangkan di tingkat kecamatan, dipandu Forum Kecamatan Sehat dan di kelurahan Forum Kelurahan Sehat. ucapnya.

Disebutkannya, di antara tatanan menuju kota sehat, kawasan tersebut meliputi permukiman, sarana dan prasarana umum, kawasan pariwisata sehat, kehidupan masyarakat yang mandiri, ketahanan pangan dan gizi, kehidupan sosial yang sehat, serta kawasan sarana lalu lintas yang tertib.

Beberapa indikator khusus yang harus dipenuhi sebagai kota sehat terkait kawasan pemukiman yaitu udara bersih, air sungai bersih, penyediaan air bersih untuk individu dan umum, pembuangan air limbah domestik, pengelolaan sampah, pertamanan dan hutan kota, sekolah, pengelolaan pasar, sarana olahraga, rekreasi, dan taman bermain anak-anak.

Hariyanto yang juga fasilisator STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) ini menyebutkan, salah satu contoh dari upaya kita untuk sanitasi adalah pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal. Sudah ada 11 IPAL komunal yang sudah dibangun di Padang Panjang dan sedang dibangun lagi di tiga lokasi, yaitu di Kelurahan Sigando, Ganting dan Koto Panjang.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH