"Ilmu juga harus dibangun dengan kearifan. Hati harus dijadikan tempat bersemayamnya kebenaran sehingga selanjutnya hati akan menerima kebenaran dan tidak menerima ketidakbenaran," tambah Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, M.A. (ET)
Baca juga: Dekan FBS UNP Buka Talkshow "Kompas Maba", Bekali Peserta Pengalaman Organisasi dan Prestasi
Editor : Marjeni Rokcalva






