Sementara itu, instruktur Rita Anggraini mengatakan waktu yang singkat 5 hari itu sangat dimaksimalkan oleh peserta, yang awalnya peserta ini tidak tahu bagaimana cara membuat rajutan rendo bangku ini, sekarang sudah bisa membuatnya, bahkan sudah ada yang hampir sempurna hasil rajutannya.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Insyaallah nantinya mereka sudah berproduksi. Rajutan rendo bangku di era berkembangnya budaya dan seni sekarang, sudah mulai dilestarikan oleh pemerintah daerah, termasuk di Kota Payakumbuh, untuk itu mari manfaatkan peluang tersebut," ungkap Rita. (Do)
Editor :







