Penyesuaian program kegiatan dan kegiatan dengan visi misi dan program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih yang tercantum dalam RPJMD 2021-2026 dan beberapa penyebab lain.
Dengan memperhatikan perkembangan indikator ekonomi makro Sumbar sampai triwulan II tahun 2021 dan perkembangan realisasi APBD semester I tahun 2021 maka disusun proyeksi Pendapatan Daerah, Belanja Daerah dan Pembiayaan Daerah pada Rancangan Perubahan APBD tahun 2021.
Pendapatan Daerah diperkirakan sebesar Rp6,53 triliun mengalami penurunan sebesar 0,76% dari anggaran semula sebesar Rp6,58 triliun yang terdiri dari Pendapatan asli daerah diperkirakan sebesar Rp2,35 triliun naik sebesar 0,71% dari anggaran semula sebesar Rp2,33 triliun.
Kemudian Pendapatan Transfer diperkirakan sebesar Rp4,08 triliun turun sebesar 1,58% dari anggaran semula sebesar Rp4,15 triliun.
Sementara itu Belanja Daerah direncanakan sebesar Rp6,82 triliun naik sebesar 0,61% dari anggaran 2021 sebesar Rp6,78 triliun terdiri dari belanja operasi, Belanja Modal sebesar Rp830,98 miliar turun sebesar 0,71% dari anggaran semula sebesar Rp836,91 miliar, Belanja Tidak Terduga diperkirakan sebesar Rp107 miliar naik sebesar 114% dari anggaran semula sebesar Rp50 miliar, Belanja Transfer diperkirakan sebesar Rp984, 3 miliar naik sebesar 7, 80% dari anggaran semula sebesar Rp913,19 miliar. (BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR)
Editor : Berita Minang






