Kondisi madrasah saat ini, jumlah guru PNS 9 orang, guru sertikasi Kanwil Kemenag 7 orang, didukung guru honorer 9 orang dengan pegawai Tata Usaha sebanyak 3 orang (PNS) dan 4 orang (honorer). Sedangkan jumlah siswa baru tahun kemaren tercatat sebanyak 105 siswa (5 lokal), dengan total siswa madrasah sebanyak 221 siswa dengan jumlah lokal belajar sebanyak 10 kelas.
Adapun aktifitas lain yang dilakukan madrasah itu antara lain pembinaan tahfizd, selama 15 menit setiap hari sebelum pelajaran di mulai dimasing lokal dengan bimbingan guru yang mengajar pada jam pertama. Selain itu ada juga pembinaan khatib dan dakwa setiap jumat, dan kegiatan pelatihan Pramuka (setiap Jumat) dan latihan seni drumband setiap sabtu, " jelas Jasrul.
" Semua kegiatan atau pelatihan yang sudah dilakukan siswa, ditampilkan pada Pekan Dakwah dan Seni Madrasah (PDSM) yang dilaksanakan setiap Sabtu minggu pertama dan ke empat setiap bulannya, " tambah Jasrul.
Dijelaskan Jasrul beberapa prestasi yang diraih madrasah yang dipimpinnya, antara lain juara tahfizd lima jus tahun 2020 Tingkat Sumbar di MAN 1 Solok, Juara dua tahfidz di MAN Koto Baru Padang Panjang Tahun 2019.
Selanjutnya meraih sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Tahun 2019, Juara 1 pembuatan vidio pembelajaran Tingkat Kabupaten yang diselenggarakan Kemenag.
Kegiatan lain yang dilaksanakan madrasah itu antara lain, pelatihan menjahit bagi siswa ,khusus membuat masker dan mereka jual di koperasi madrasah.
Kegiatan sosial masyarakat yang sudah dilakukan madrasah tersebut, menurut Ketua Komite, Rusdi antara lain, pihak madrasah telah menurunkan siswa ke masjid dan mushallah untuk memberi ceramah agama selama satu bulan setiap bulan suci ramahdan.
Bahkan madrasah ini juga telah melakukan pembinaan penyelenggaraan jenazah diawali dengan pembinaan menjadi imam shalad jenazah, " jelas Rusdi.
Kemitraan komite dengan madrsah, juga sudah dibangun sarana parkir dan meja belajar siswa, " demikian Rusdi menambahkan. AA
Editor :






