Begitu pula dalam menjaga persatuan dan kesatuan, UAS mengharapkan warga Padang terus senantiasa menjadi warga yang ramah dan 'welcome' kepada siapa saja dan etnis mana saja.
"Saya yakin warga Padang sangat ramah dan Padang selalu menjadi kota yang ramah bagi siapa saja," cetusnya.
Terakhir UAS juga ikut mendoakan Kota Padang bisa menjadi juara umum pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-39 tingkat Sumbar yang bakal dihelat November 2021 nanti.
"Saya mendengar kabar Kota Padang selama gelaran MTQN tingkat Sumbar selalu meraih prediket juara umum dengan 23 kali torehan. Namun pada MTQN ke-38 tahun 2019 silam, kejayaan itu sempat terlepas. Semoga Padang menemukan kejayaannya kembali dengan sukses merebut juara umum nantinya," imbuh UAS.
Sementara itu dalam sambutannya Wali Kota Hendri Septa mengaku bersyukur dan ia tak menyangka UAS sang muballigh kondang kembali datang ke Kota Padang.
"Tausiah beliau mengena di hati saya secara pribadi. Dan saya juga mengajak semua warga Kota Padang khususnya umat muslim tentunya dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt. Mari kita sama-sama mencari ridho Allah Swt, mudah-mudahan Kota Padang terbebas dari segala macam marabahaya khususnya pandemi Covid-19 yang hampir dua tahun ini," harap Hendri.
Wali kota muda agamis itu juga membeberkan perihal dimana saat ini Kota Padang tengah berjuang yakni mengkonversikan Bank Nagari menjadi Bank Syariah Nagari.
"Sesuai dalam tausiah UAS tadi tentang keharusan kita beralih menuju penggunaan bank syariah semoga doa kita diijabah Allah Swt. Semoga warga Padang dan juga Sumbar pada umumnya bertekad mewujudkannya," pungkas wako.(timhumas/je)
Editor : Berita Minang






