Sementara kiriman vaksin Moderna yang diterima difokuskan untuk booster atau suntikan ketiga bagi tenaga kesehatan.
"Siswa sebenarnya antusias untu vaksin agar bisa secepatnya sekolah tatap muka. Namun stok vaksin kita yang tidak ada. Kita akan terus ajukan ke pusat agar bisa secepatnya melakukan vaksinasi bagi siswa," ujarnya.
Baca juga: Dekan FBS UNP Buka Talkshow "Kompas Maba", Bekali Peserta Pengalaman Organisasi dan Prestasi
Sementara itu Kepala Sekolah SMK Negeri 6 Padang, Dra. Sriwirdani, M.Pd., menjelaskan, saat ini sekolahnya mengalami kesulitan pembelajaran daring oleh guru dan siswa terutama untuk pembelajaran praktek.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Menurutnya, siswa SMK sangat membutuhkan proses belajar secara tatap muka, pembelajaran secara pratikum juga sangat dibutuhkan. Karena itu ia berharap ada solusi agar lulusan SMK tetap memiliki kualitas dan kapasitas skill yang bisa diterima di dunia kerja. (BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR)
Editor : Berita Minang







