"Saya balik ke Guguak Nagari Pariangan setelah merantau di Malaysia karena cinta kampung halaman. Saat ini tampil MCI juga saya bawa nama Tanah Datar, dan sempat pakai baju yang ada logo Tanah Datar. Awalnya dilarang tetapi saya tetap bersikukuh," terang Adi dengan logat khas Melayu.
Adi juga berharap juga akan lahir chef-chef baru di Tanah Datar yang bisa menggali kuliner khas daerah.
"Saya punya cita-cita Pariangan tidak hanya dikenal sebagai desa terindah dunia tetapi juga dikenal punya kuliner yang diminati," sebut Adi yang jago membuat spagetti dan steak ini.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Turut mendampingi Adi, Ketua Yayasan Sumatera Voluenter Muhammad Husen dan Pembina Sumatera Valounter Syafril. Turut hadir pula pada kesempatan itu Plh Sekda Edisusanto, Kadis Parpora Abdul Hakim, Kabag Humas dan Protokol Yusrizal, Camat Pariangan Abdurrahman Hadi, Pj Walinagari Pariangan Mulkhairi, dan Wali Jorong Guguak. (Irfan F/Je)
Editor : Berita Minang







