IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Taliban Duduki Kabul dan Istana Presiden, Presiden Ashraf Ghani Kabur ke Luar Negeri

Pasukan Taliban ketika berada di Istana Presiden di Kabul, Afghanistan, usai menaklukkan ibukota negara itu.
Pasukan Taliban ketika berada di Istana Presiden di Kabul, Afghanistan, usai menaklukkan ibukota negara itu.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

KABUL - Mujahidin Taliban menyatakan perang di Afghanistan sudah berakhir setelah kelompok itu menduduki istana kepresidenan di Kabul pada Minggu (15/8).

"Hari ini adalah hari besar bagi rakyat Afghanistan dan mujahidin (Taliban). Mereka menyaksikan buah dari upaya dan pengorbanan mereka selama 20 tahun," ujar juru bicara Kantor Politik Taliban, Mohammad Naeem, kepada Al-Jazeera, yang dikutip Reuters, Senin (16/8).

Ia kemudian berkata, "Terima kasih, Tuhan. Perang di negara ini telah berakhir."

Naeem kemudian mengatakan bahwa Taliban akan menyusun bentuk pemerintahan baru di Afghanistan setelah mereka berkuasa. Ia menyebut Taliban ingin membangun hubungan internasional dan tak hidup dalam isolasi.

"Kami telah mencapai apa yang kami cari, yaitu kebebasan negara kami, dan kemerdekaan rakyat kami," ucap Naeem.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Kami tidak akan mengizinkan siapa pun menggunakan tanah kami untuk menargetkan siapa pun, dan kami tidak ingin menyakiti orang lain."

Naeem juga mengatakan Taliban akan mengadopsi kebijakan internasional non-intervensi dua arah.

"Kami kira bahwa pasukan asing akan lagi mengulangi pengalaman gagal mereka di Afghanistan sekali lagi."

Salah satu pemimpin Taliban juga mengatakan, mereka sudah berkumpul di berbagai provinsi dan menunggu pasukan asing keluar dari Afghanistan.

Di samping itu, Taliban memerintahkan anggotanya untuk mengizinkan warga Afghanistan melakukan kegiatan sehari-hari dan tidak melakukan apapun untuk menakut-nakuti warga sipil.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH