IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Terdaftar di Kementan, Bawang Merah Varietas Sumbu Marapi Resmi Jadi Milik Tanah Datar

Tanaman Bawang Merah Varietas Sumbu Marapi. Foto: Humas Pemkab Tanah Datar
Tanaman Bawang Merah Varietas Sumbu Marapi. Foto: Humas Pemkab Tanah Datar
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

"Umbi bawang merah varietas Sumbu Marapi ini muncul ke permukaan tanah, dan bertingkat-tingkat dengan diameter umbi 1,7 sampai 2,5 mm, jumlah umbi per rumpun 15 sampai 25 umbi dengan berat per rumpun 130 sampai 180 gram dengan umur panen 73 sampai 75 hari setelah tanam," terang Sri.

Sri Mulyani berharap dengan adanya varietas Sumbu Marapi ini, masyarakat Tanah Datar khususnya para petani bawang untuk memakai varietas asli Tanah Datar.

"Tahun 2021, Pemerintah Daerah Tanah Datar telah mengembangkan bibit varietas Sumbu Marapi ini untuk 3 hektar lahan dimana hasilnya akan berkisar 25 sampai 30 ton per hektar. Insya Allah tahun 2022 akan kita tingkatkan menjadi 5 hektar," ujarnya.

Saat ini, terang Sri Mulyani lagi, selepas diperoleh tanda daftar kita sedang mengurus izin edar untuk Bawang Merah varietas Sumbu Marapi sehingga bisa dipakai oleh petani di Tanah Datar, Sumbar atau daerah lain.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Dengan telah diterbitkannya tanda daftar ini, di Sumbar ada 2 pilihan varietas yang bersertifikat atau berlabel, yakni varietas SS Sakato yang terlebih dahulu hadir dan varietas Sumbu Marapi. Semoga Varietas Sumbu Marapi bisa mengatasi kelangkaan bawang merah yang berlabel di Tanah Datar ataupun Sumbar," katanya.

Terakhir Sri menyampaikan, bagi masyarakat petani yang ingin mendapatkan bibitnya dapat diperoleh di penangkar pada Kelompok Tani (Keltan) Borneo di Nagari Sungai Jambu, Kecamatan Pariangan, dan Keltan Serona di Nagari Labuah, Kecamatan Lima Kaum. (Irfan F/Je)

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH