LIMA PULUH KOTA - Satgas Covid-19 Kabupaten Limapuluh Kota mengadakan rapat di Aula Dinas Kominfo Lima Puluh Kota, Senin, (9/8/2021) dalam rangka memperkuat rilis dan lebih informatif kepada publik tentang perkembangan Covid-19 di Limapuluh.
Rapat yang dihadiri unsur Diskominfo, Dinkes, BPBD, Disdukcapil, dan Bagian Protokoler itu, dibuka oleh Kadis Kominfo Fery Chofa, SH,LL.M dengan moderator Sekretaris Diskominfo Nuzul Firman, S.IP, M.Si.
Kadiskominfo Fery Chofa mengatakan data yang valid mengenai Covid-19 di Limapuluh Kota berasal dari Dinkes.
"Kita akan mengaktifkan kembali website Covid-19 Kabupaten Limapuluh Kota, selanjutnya rilis berita dari bidang Komunikasi Publik Diskominfo.", ucap Fery Chofa.
Sementara Sekretaris Diskominfo Nuzul Firman menyampaikan agar rilis info perkembangan Covid-19 di Limapuluh Kota dapat diperkuat kembali dan lebih informatif kepada publik.
"Terdapat kekurangan tenaga dalam mengolah data diantaranya vaksinasi, kasus positif, data kesembuhuhan, dan data lain. Data hari ini pukul 13.100 kita sudah kirim ke provinsi, tapi belum disinkronkan dengan daerah lain. Pendataan juga tidak berdasarkan alamat KTP tetapi domisi terakhir. Inilah sebab kurangnya share data dari Dinkes", ungkapnya.
Dikatakannya, data yang dimiliki Dinkes yang dikirim ke provinsi mencakup informasi pribadi dan lebih bersifat privasi, untuk diintegrasikan dengan aplikasi pemkab tidak memungkinkan .
Menanggapi hal tersebut, Kabid Statistik Diskominfo Titin Mulyani, SE, M,Si menyampaikan saran mengenai aplikasi penginputan data yang langsung terupdate di 2 atau 3 aplikasi agar memudahkan proses dan terupdatenya data web lebih cepat, serta menghindari error.
"Data yang kami olah sebulan terakhir, total kasus aktif terdapat perbedaan dengan jumlah isoman dan jumlah dirawat. Update di nagari hanya sisa zona merah di tingkat jorong. Data yang dipakai bersama, setiap website harusnya merilis data yang sama, teknis pembatasan wakru rilis per hari.", saran Kabid Statistik Titin Mulyani.
Editor :






