Terpisah, Kabid Promosi dan Pemasaran Dinas Pariwisata Kota Sawahlunto Tatang Suwarna mengemukakan, pihaknya akan membantu pendampinganr pengembangan Desa Wisata Rantih bisa dikelola secara profesional.
Advertisement
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Untuk menuju kearah itu, pihaknya tengah merancang program pengelolaan obyek wisata secara profesional melalui work shop dengan standar pengelolaan nasional. "Kami berkewajiban untuk membantu pengembangan itu,tapu butuh dukungan dan keseriusan masyarakat setempat. Jika nanti berhasil, yang diuntungkan adalah msayarakat Rantih juga." katanya tatang.Tatang menyebutkan, untuk memanjakan mata wisatawan, ada beberapa destinasi utama yang perlu di kunjungi selama berada di Sawahlunto, yakni, kawasan kota lama, lubang Mbah Soero, Museum Gudang ransum, destinasi alam Puncak Cemara, Desa Wisata rantih, dan camping ground Kandi, Taman buah Kandi, Batu runcing Silungkang Oso, dan tiga musium yang masih butuh koleksi barunya.(IYD)
Penulis / Wartawan: Marjeni Rokcalva
Editor:
Sumber: payakumbuhpos.com
Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Marjeni Rokcalva dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).





