BUKITTINGGI - Angka kematian akibat positif terpapar Covid-19 di Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) semakin meningkat. Tercatat pada Jumat (06/08/2021) 4 orang yang meninggal akibat Covid-19.
Sementara data yang dirilis Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) selaku Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, Jasman Rizal, Dt. Bandaro Bendang, angka kematian di Sumbar pada Jumat (06/08/2021) tercatat 25 orang, 8 orang diantaranya berasal dari Kota Bukittinggi.
Tidak hanya data yang meninggal yang berbeda signifikan, angka kesembuhan juga berbeda jauh. Jasman Rizal merilis di portal resmi Provinsi Sumatera Barat, angka kesembuhan di Sumbar mencapai 684 orang, 97 orang diantaranya pasien dari Kota Bukittinggi. Sementara pada pusat data Covid-19 Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, angka kesembuhan hanya 22 orang, lalu kasus baru positif Covid-19 68 orang di Bukittinggi, sementara Jasman Rizal merilis 69 orang yang positif Covid-19 di Bukittinggi.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi dr. Vera Mayasari mengatakan, hasil tracing yang dilakukan terhadap riwayat kontak terhadap pasien positif Covid-19 sebelumnya yang hasil swabnya keluar pada hari Jumat (6/8), ditemukan 68 Warga Bukittinggi positif Covid-19.
"Ditemukan hanya 68 orang yang positif terpapar Covid-19, sembuh atau selesai isolasi 22 orang, meninggal 4 orang," jelasnya kepada media ini, Sabtu,(07/08).
Melihat perkembangan kasus positif Covid-19 yang meningkat setiap hari, diharapkan kepada Warga Bukittinggi untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19.
"Jangan abaikan protokol kesehatan (prokes) karena meningkatnya kasus positif Covid-19 itu erat kaitannya dengan prilaku masyarakat yang mengabaikan prokes. Terutama dalam menerapkan 6M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, dan mengikuti vaksinasi Covid-19)," harapnya.
"Bila kita semua betul-betul ingin keluar dari pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung 1 tahun 4 bulan ini, tidak ada jalan lain selain meningkatkan disiplin dalam mematuhi prokes" ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi Dr. Vera Mayasari. (Yus)
Editor : Marjeni Rokcalva






