"Dengan ditetapkannya sekolah ini sebagai SUBP, maka terjawab sudah keinginan Bupati H. Khairunas dan Wabup. H. Yulian Efi untuk mewujudkan sumber daya pendidikan yang bekualitas, di bidang ilmu umum, dan ilmu agama," papar Agustin.
Sementara itu, pendukung pemondokan siswa, pihak sekolah juga sudah menyiapkan dua asrama lengkap dengan kasur, karpet dengan enam MCK, satu mushallah, dan fasilitas air bersih.
Sedangkan untuk pendukung pembelajaran, pengelola SUBP dibawah koordinator Waka Kurikulum, Oktarini, S., juga sudah menyiapkan guru yang didatangkan dari luar untuk mengajar Tahfidz, Al-Quran, Hadist, dan guru Akidah Ahklak.
"Selain mengoptimalkan tenaga guru yang ada di sekolah, pihak sekolah juga sudah menyiapkan guru dari luar untuk mengajarkan, Tahfidz, Al-Quran dan untuk mengajar akidah akhlak," ungkapnya.
Keseriusan SMPN 9 Solsel untuk mengintegrasikan sistem pendidikan umum dengan sistem pendidikan bernuansa pesantren itu, jauh hari sudah dipersiapkan. Mulai mempersiapkan tenaga pendidik dan kependidikan, sampai pada persiapan regulasi SUBP dari pihak Pemkab. Solsel. AA
Editor : Marjeni Rokcalva






