PADANG PANJANG - Satwa langka dan dilindungi jenis Binturong dengan nama latin Arctictis Binturong diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Sebelumnya Binturong ini dievakuasi Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Kota Padang Panjang beberapa hari lalu.
Penyerahan hewan tersebut bertempat di Kantor Damkar, Senin (2/8). Diserahkan Kepala Bidang Linmas dan Damkar, Jhon Eriko, S.Sos., dan diterima Kepala Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Sumbar, Eka Damayanti, S.Hut., M.T.
Jhon Eriko menjelaskan, Binturong ini dievakuasi pada sebuah kandang di asrama Secata B TNI AD pada 26 Juli lalu. Dari hasil identifikasi yang dilakukan, diketahui Binturong itu berjenis kelamin jantan, berusia sekitar 15 tahun, dengan panjang dari kepala sampai ekor mencapai kurang lebih 145 cm dan berat sekitar 15 kg.
Musang langka tersebut merupakan satu dari sekian banyak hewan yang telah dievakuasi pihaknya.
"Ini merupakan fungsi penyelamatan petugas Damkar kepada masyarakat. Tidak hanya membantu masyarakat dalam hal pemadaman kebakaran saja, Damkar juga mempunyai tugas pertolongan atau rescue dalam hal penyelamatan warga dari binatang liar," katanya.
"Kami siap membantu apabila masyarakat membutuhkan," pungkasnya.
Sementara itu, Eka Damayanti mengapresiasi gerak cepat Satpol PP Damkar yang telah merespon laporan-laporan terkait penyelamatan warga dari binatang liar.
"Dalam hal ini Satpol PP Damkar Padang Panjang juga sudah membantu BKSDA Provinsi Sumbar dalam hal penyelamatan satwa liar dilindungi. Kami berterima kasih atas peran aktif yang telah dilakukan Damkar. Mudah-mudahan kerja sama baik ini dapat terjalin terus," ucapnya.
Eka menjelaskan, satwa langka dan dilindungi itu selanjutnya akan dilakukan observasi di lembaga konservasi yang difasilitasi Yayasan Kalaweit Indonesia di Kabupaten Solok.
Editor : Berita Minang






